Idul Adha di Masa Pandemi - BeliBu Fresh Mart

Idul Adha di Masa Pandemi

2 bulan yang lalu

Idul Adha 1442 Hijriah tahun 2021 akan hadir pada Selasa, 20 Juli 2021. Berbeda dengan Idul Adha biasanya, kini kita harus merayakan Idul Adha kembali di rumah saja seperti tahun lalu. Berbeda dengan ekspresi sayang biasanya yang bertemu, berkumpul, dan berbagi bersama keluarga dan orang sekitar, kini ekspresi sayang harus diungkapkan dengan tetap menjaga jarak, menjaga kesehatan masing-masing hingga keadaan membaik. 

 

Mengutip dari suaramuhammadiyah.id, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof DR H Haedar Nashir, Msi memberikan sebuah khotbah mengenai Idul Adha tahun ini, “‘Idul Adha adalah Hari Raya Penyembelihan hewan qurban.  Kata kurban (qurban) artinya dekat atau mendekatkan,  yakni dekat dan mendekatkan diri kepada Allah dengan jalan beribadah shalat sunnah dua rakaat dan menyembelih hewan qurban sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad mengikuti jejak Nabi Ibrahim. Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS  As-Shaffat: 102)”

 

Dalam masa pandemi ini, berqurban tidak hanya dapat dilakukan melalui berqurban daging namun dengan tetap jaga jarak, diam di rumah, dan mematuhi protokol kesehatan saat harus keluar rumah merupakan cara mengimplementasi berkurban dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan dengan manfaat yang bisa dirasakan oleh orang-orang yang telah kita jaga kesehatannya, juga para tenaga kesehatan yang sedang berjuang.

 

Esensi qurban ialah menebar kebaikan yang tulus dan bermakna. Pada suatu kali Nabi Muhammad ditanya: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka bertanya: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka bertanya lagi: “Kalau bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibn Majah).

 

Mari dengan pandemi yang sedang kita hadapi bersama, kita melakukan qurban kita dengan ikhlas menjaga satu sama lain. Menghindarkan diri dari segala bentuk egoisme seperti bertindak semaunya sendiri, tidak mengikuti protokol kesehatan karena merasa diri aman, dan berbuat yang merugikan pihak lain.