Buah Organik? Emangnya Harus? - BeliBu Fresh Mart

Buah Organik? Emangnya Harus?

3 bulan yang lalu

Senyawa pestisida pada buah dan sayur yang kita konsumsi sehari-hari, jika masih dalam batasnya tentu masih bisa ditolerir tubuh. Namun, sayangnya masih banyak petani buah dan sayur non-organik yang menggunakan pestisida secara berlebihan dan tidak mengikuti standar dengan embel-embel tanaman yang akan lebih tahan terhadap hama, atau kurangnya pengetahuan mengenai pestisida itu sendiri.

 

Untuk meminimalisir resiko dari “petani-petani nakal”, beberapa buah memang lebih baik untuk dibeli sebagai produk organik, produk dari pertanian yang menerapkan keseimbangan ekosistem dalam meminimalisir zat-zat kimia sintetis, pupuk anorganik, dan zat kimia lainnya seperti pestisida dan insektisida.  Selain mengurangi resiko teracuni zat-zat kimia, membeli buah dan sayur organik juga berarti mendukung petani lokal Indonesia. 

 

Tentu tidak semua buah dan sayur harus organik, ada beberapa buah yang aman dibeli non-organik karena kulit buahnya tidak dimakan, atau karena buahnya sendiri tidak menyerap zat kimia dari tanah. Apa saja buah-buah tersebut?

Alpukat

Dengan kulitnya yang tebal, alpukat memiliki kemampuan untuk menolak residu pestisida. Dari alpukat konvensional yang diuji, kurang dari 1 persen berisi pestisida.

Nanas

Selain alpukat, nanas juga salah satu buah dengan kulit tebal yang dapat menangkal residu pestisida. Dari 100% nanas yang diuji, 90% nanas tidak ditemukan residu pestisida.

Kiwi

Berbeda dengan buah sebelumnya, kiwi memang pada dasarnya tidak ditanam menggunakan pestisida. 

Terong

Siapa sangka, kulit ungu terong justru menjadi senjata terong untuk menangkal residu pestisida. Namun, BeliBunian tidak pelu mengupas kulit terong jika usia terong masih muda.

 

Beli organik, maupun non-organik pada akhirnya adalah pilihan masing-masing BeliBunian! Jadi, BeliBunian pilih yang mana?

 

Sumber: www.ayahbunda.co.id , www.popmama.com



Artikel Terkait